Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Pengetian jurnalistik online



Pengertian jurnalistik online

Jurnalisme online merupakan proses penyampaian informasi dengan menggunakan media internet. Internet mempermudah pekerjaan jurnalistik, sebab jurnalistik dapat dapat dilakukan melalui PC atau komputer. Dengan menggunakan internet sebagai alat reportase atau sumber informasi bagian media-media tradisional atau koran

Ciri-ciri Jurnalisme Online

1. Sifatnya yang real time. Berita, kisah-kisah, peristiwa-peristiwa, bisa langsung dipublikasikan pada saat kejadian sedang berlangsung. Ini barangkali tidak terlalu baru untuk jenis media tradisional lain seperti TV, radio, telegraf, atau teletype.
2. Dari sisi penerbit, mekanisme publikasi real time itu lebih leluasa tanpa dikerangkengi oleh periodisasi maupun jadwal penerbitan atau siaran: kapan saja dan dimana saja selama dia terhubung ke jaringan Internet maka penerbit mampu mempublikasikan berita, peristiwa, kisah-kisah saat itu juga. Inilah yang memungkinkan para pengguna/pembaca untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan sebuah peristiwa dengan lebih sering dan terbaru.
3. Menyertakan unsur-unsur multimedia adalah karakteristik lain jurnalisme online, yang membuat jurnalisme ini mampu menyajikan bentuk dan isi publikasi yang lebih kaya ketimbang jurnalisme di media tradisional. Karakteristik ini, terutama sekali, berlangsung pada jurnalisme yang berjalan di atas web.
4. bersifat interaktif. Dengan memanfaatkan hyperlink yang terdapat pada web, karya-karya jurnalisme online dapat menyajikan informasi yang terhubung dengan sumber-sumber lain. Ini berarti, pengguna/pembaca dapat menikmati informasi secara efisien dan efektif namun tetap terjaga dan didorong untuk mendapatkan pendalaman dan titik pandang yang lebih luas -bahkan sama sekali berbeda.
5. Tidak membutuhkan organisasi resmi berikut legal formalnya sebagai lembaga pers. Bahkan dalam konteks tertentu organisasi tersebut dapat dihilangkan
6. Tidak membutuhkan penyuting/redaktur seperti yang dimiliki surat kabar konvensional sehingga tidak ada orang yang mampu membantu masyarakat dalam menentukan informasi mana yang masuk akal atau tidak.
7. Tidak ada biaya berlangganan kecuali langganan dalam mengakses internet sehingga komunikan atau audience memiliki kebebasan dalam memilih informasi yang diinginkan
8. Relatif lebih terdokumentasi karena tersimpan dalam jaringan digital

http://bintangonlinejournalism.blogspot.com/2010/10/pengertian-jurnalistik-online.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

menginjakan kami diketinggian 3676 MDPL


 ini adalah pengalaman pertama bagi saya mendaki gunung di luar jawa barat, sebelum nya saya tidak pernah berpikir untuk pergi kesana, kerena membutuhkan uang yang sangat banyak, tetapi dengan tekat yang kuat serta dukungan dari temen-temen saya berusaha untuk ikut. dan seminggu sebelum pemberangkatan saya mengumpulkan uang untuk bisa pergi ke gunung semeru, seminggu belum berangkat temen saya yang bernama mochy membeli tiket kereta api yang bertujuan kiaracondong-surabanya yang berjumlah 9 tiket harga pertiket yaitu 40.000 , karenya yang ikut ke semeru sangat banyak terdiri dari 9 orang yaitu, izot, amri, paman oga, teh lulu, mochy, tarno, uqis, dadan jawa, ipel, dan yang terakhir saya, belum termasuk ajuy yang sudah dahulu ada di surabaya.

 Hari pertama berangkat pada tanggal 14 juli 2012 seminggu sebelum bulan ramadhan sekitar pukul 5 pagi saya dan temen-temen yang lain sudah standbye di stasion kiaracondong menunggu kereta api berangkat yang bertujuan ke surabaya, sebelum berangkat ke surabaya saya dan temen-temen bercanda gurau dan merokok sambil menunggu kereta datang, setelah kereta datang kami pun bergegas naik ke kereta, di perjalanpun kami bercanda dan mengombrol tentang gunung semeru lumayan lah untuk menghilangkan rasa jauh perjalanan menuju surabaya, karena bandung-surabanya menghabiskan waktu yang 18 jam, singkat cerita kami pun tidak di stasion gubeung surabaya sekitar pukul 12 malem kami pun terpaksa harus tidur di pinggir jalan karena tidak boleh tidur di dalam stasion oleh satpam setempat, kami semuapun tidur dan harus bangun jam 4 pagi untuk mengantri membeli tiket yang bertujuan surabaya-malang dengan harga tiket 5.000, setelah bangaun pagi tubuh saya pun penuh dengan bintik-bintik merah kerana di gigit nyamuk, selama tidur saya menggunakan kaos oblong karena cuaca di surabaya sangatlah panas, maka dari itu lah saya tidur tidak menggunakan jaket, sebelum berangkat ke malang saya dan temen-temen yang lain sarapan terlebih dahuru, sarapan yang saya santap adalah soto madura makanan fovorit saya. hehe
Makan soto di stasion gubeung Surbaya :-D
 hari kedua tanggal 15 juli 2012, sekitar jam 6 kertapun datang, dan kami pun langsung berangkat dari surabaya menuju malang dengan menempuh jarak 6 jam dari surabaya, singkat cerita kami pun turun di station blimbing stasion sebelum kota malang, kami pun beristirahat sejenah, sekitar 10 menit beristirahan temen kami pun yang bernama izot bertanya kepada temen yang lainnya ada sebuah barang yang ketinggal di kerta api yaitu sebuh tenda,  izot pun langsung bertanya kepada masinis setempat untuk mengkomfirmasi kepada masinis yang ada di kereta yang sebelumnya di naiki oleh saya, setelah mengkonfirmasi masisnis izot pun langsung pergi ke stasion kota malang untuk mengambail tenda tersebut. tidak lama kemudian sekitar 30 menit izot pun kembali ke stasion belimbing setelah mengambil tenda yang ketinggalan dikereta. setelah itu perjalanan pun di lanjut kembali dengan tujuam pasar tumpang dengan menggunakan angkutan umum, dari belimbing menuju pasar tumpang lumayan jauh sekitar 30 menit dengan menggunakan angkutan umum. setelah sampai di pasar tumpang tempat dimana para pendaki melakukan ijin pertama seperti melam pirkan surat kesehatan dan lain-lain, setelah perijinan pertama beres sekitar pukul 14:30 waktu setempat kami pun langsung menuju ranu pane dengan berkendaran mobil trus dengan harga perorangnya sekitar 30.000, di perjalnana menuju ranu pane dari pasar tumpang  kami pun disuguhkan dengan fenomena alam yang menakjukan seperti gunung bromo yang sangat indah, rasa lelah pun terasa terbayar dengan pemandangan yang sangat indah, dan tidak berhenti bersyukur betapah indahnya negri tercinta indonesia ini, setelah sampai di ranu pane sekitar jam 17:30. kami pun langsung beristiraha di rumah kosong dekat temapt perijinan yang kedua, setelah perijinan selesai ternyata kami tidak boleh mendaki pada waktu malam karena takut pada kesasar maka dari itu lah pihak perijinan tidak membolehkan kami mendaki waktu malem, dan kami pun terpaksa harus tidur di rumah kosong yang telah di sediakan oleh salah satu penjaga perijinan "lupa lagi namanya" hehehe.

Tempat perijinan sebelum mendaki 

 hari ke tiga tanggal 16 juli 2012, setikat jam 6, sebelum melakukan pendakiian kami pun masak terlebih dahulu supaya ada tenaga untuk mendaki karena baban yang kami bawa sangat lah berat, setalah makan beres kami pun langsung meminta ijin untuk melakukan pendakiaan, setelah makan beres kami pun langsung berangkat dengan penuh semangat, singkat cerita kami pun menuju ranu kumbolo rasa lelah pun terbayar ketika melihat begitu indah nya ranu kumbolo setelah menempuh jarak waktu 6 jam dari ranu pane, setelah sampai di ranu kumbolo kami pun memasak terlebih dahulu dan mandi di danau ranu kumbolo sebelum melanjutkan perjalanan menuju kali mati, kami pun beristirahat di ranu kumbolo lumayan sangat lama karena karena melanjutkan perjalanan menuju kali mati masih jauh jadi harus beristirahat cukup lama, setelah 2 jam kami beristirahat di ranu kumbolo kami pen melanjukan perjalan menuju kali mati tempat dimana para pendaki istirahat terakhir sebelum menuju puncak mahameru, tidak jauh dari ranu kumbolo kami pun harus melewati tanjak cinta, para pendaki kalao biasanya melewati tanjakan ini tidak menengok ke belakang karena perempuan yang dia pikirkan akan menjadi jodohnya bila selama tanjakan ini tidak menengok ke belakang. Cenah eta ge. hehe.

Danau Ranu Kumbolo

Tanjakan Cinta.

Setelah melewati tanjakan cinta kami pun langsung melanjutakan ke kalimati jaraknya sangat jauh, sekitar 5 jam dari ranu kumbolo, singkat cerita kami pun sampai di kalimati sekitar jam 8 malam , udara di kalimati sangat dingin sekitar 0 derajat celcius, meskipun kami menggunakan jeket yang tebel dan berangkap udara dinginpun tidak bisa di hindari, setelah tiba di kalimati kami pun memasak terlebih dahulu sepuaya badan tidak kedinginan, setelah masak selesai kami pun langsung tidak karena harus bangaun jam 12 malam untuk melanjukan perjalanan menuju puncak mahameru karena menuju puncak mahameru membutuhkan waktu yang sangat lama, sekitar jam 12 malam kami pun di bangunkan oleh temen-temen pendaki lain untukl menlanjutkan perjalanan menuju puncak mahameru, saya pribadi meresa tegang dan merasa katakutan karena ini pengalaman pertama mendaki di luar jawa barat, tapi saya yakin bisa melakukan nya karena saya tidak sendiri, dari rombongan kami yang ikut muncak hari pertama saya, mochy, izot, tarno, ivan, ajuy, dadan jawa, rombongan yang lainya muncaknya hari ke dua.. Bersambung weuh rokok jeung kopi :-D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS